Diberdayakan oleh Blogger.
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

MATERI TKJ

Static routing (Routing Statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.  Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam  forwarding  table  di  setiap router yang berada di jaringan tersebut.
Penggunaan  routing  statik  dalam  sebuah  jaringan  yang  kecil  tentu  bukanlah suatu masalah,  hanya  beberapa  entri  yang  perlu  diisikan  pada  forwarding table di setiap router. Namun Anda tentu dapat membayangkan bagaimana jika harus melengkapi forwarding table di setiap router yang  jumlahnya  tidak sedikit dalam  jaringan yang besar.


Image
Routing Static and Dynamic


CARA KONFIGURASI STATIC ROUTE PADA ROUTER CISCO

Kekurangan dan kelebihan dari Routing Statis diantaranya sebagai berikut :


Dilihat dari Segi
Kelebihan
Kekurangan
Penggunaan Next Hop
Dapat mencegah terjadinya error dalam meneruskan paket ke router tujuan apabila router yang akan meneruskan paket memiliki link yang terhubung dengan banyak router. Itu disebabkan karena router telah mengetahui next hop, yaitu IP Address router tujuan.
static routing yang menggunakan next hop akan mengalami multiple lookup atau lookup yg berulang. lookup yg pertama yang akan dilakukan adalah mencari network tujuan,setelah itu akan kembali melakukan proses lookup untuk mencari interface mana yang digunakan untuk menjangkau next hopnya.
Penggunaan exit interface
Proses lookup hanya akan terjadi satu kali saja ( single lookup ) karena router akan langsung meneruskan paket ke network tujuan melalui interface yang sesuai pada routing table
Kemungkinan akan terjadi eror keteka meneruskan paket. jika link router terhubung dengan banyak router, maka router tidak bisa memutuskan router mana tujuanya karena tidak adanya next hop pada tabel routing. karena itulah, akan terjadi eror


Routing static dengan menggunakan next hop cocok digunakan untuk jaringan multi-access network atau point to multipoint sedangkan untuk jaringan point to point, cocok dengan menggunakan exit interface dalam mengkonfigurasi static route.

Recursive route lookup adalah proses yang terjadi pada routing tabel untuk menentukan exit interface mana yang akan digunakan ketika akan meneruskan paket ke tujuannya.



CARA KONFIGURASI STATIC ROUTE PADA ROUTER CISCO


B. Dynamic Routing (Routing Dinamis)

Dynamic Routing (Router Dinamis) adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan antara router lainnya. Protokol routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi forwarding table, tergantung keadaan jaringannya. Dengan cara ini, router-router mengetahui keadaan jaringan yang terakhir dan mampu meneruskan data ke arah yang benar. Dengan kata lain, routing dinamik adalah proses pengisian data routing di table routing secara otomatis.

Dynamic router mempelajari sendiri Rute yang terbaik yang akan ditempuhnya untuk meneruskan paket dari sebuah network ke network lainnya. Administrator tidak menentukan rute yang harus ditempuh oleh paket-paket tersebut. Administrator hanya menentukan bagaimana cara router mempelajari paket, dan kemudian router mempelajarinya sendiri. Rute pada dynamic routing berubah, sesuai dengan pelajaran yang didapatkan oleh router.


Image


Apabila jaringan memiliki lebih dari satu kemungkinan rute untuk tujuan yang sama maka perlu digunakan dynamic routing. Sebuah  dynamic routing dibangun berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh protokol routing. Protokol ini didesain untuk mendistribusikan informasi yang secara dinamis mengikuti perubahan kondisi jaringan. Protokol routing mengatasi situasi routing yang kompleks secara cepat dan akurat. Protokol routng didesain tidak hanya untuk mengubah ke rute  backup  bila rute utama tidak berhasil, namun juga didesain untuk menentukan rute mana yang terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

Pengisian dan pemeliharaan tabel routing tidak dilakukan secara manual oleh admin. Router saling bertukar informasi routing agar dapat mengetahui alamat tujuan dan menerima tabel routing. Pemeliharaan jalur dilakukan berdasarkan pada jarak terpendek antara device pengirim dan device tujuan.

Macam-Macam dari Routing Dinamis (Dynamic Router) adalah
  • RIP (Routing Information Protocol) Info Lanjut RIP >>
  • IGRP (Internal Gateway Routing Protokol) Info LanjutIGRP >>
  • OSPF (Open Shortest Path First) Info Lanjut OSPF >>
  • EIGRP (Enhanced Internal Gateway Routing Protokol) Info Lanjut EIGRP>>
  • BGP (Border Gateway Protokol) Info Lanjut BGP>>

Berikut ini tabel perbedaan yang spesifik untuk kedua jenis routing:

Routing Statik
Routing Dinamik
Berfungsi pada protocol IP
Berfungsi pada inter-routing protocol
Router tidak dapat membagi informasi routing
Router membagi informasi routing secara otomatis
Routing table dibuat dan dihapus secara manual
Routing table dibuat dan dihapus secara otomatis
Tidak menggunakan routig protocol
Terdapat routing protocol, seperti RIP atau OSPF
Microsoft mendukung multihomed system seperti router
Microsoft mendukung RIP untuk IP dan IPX/SPX
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

Komputer dan Dasar Jaringan

  • komputer dan dasar jaringan mengurutkan

Keamanan dan Troubleshoting Jaringan

  • Keamanan dan Troubleshoting Jaringan

Sistem Operasi Jaringan, Adminstrasi server dan Rancang Bangun Jaringan

  • 3.1 TROUBLESHOTING LAPISAN FISIK JARINGAN LAN
  • 3.2 MEMAHAMI KEAMANAN SISTEM OPERASI JARINGAN
  • 3.3 MEMAHAMI PROSES AUDIT SERVER
  • 3.4 CARA MELAKUKAN KONFIGURASI INTEGRASI SISTEM OPERASI DENGAN JARINGAN
  • 4.2 MENYAJIKAN HASIL KEAMANAN SISTEM KEAMANAN JARINGAN
  • 4.4 MENYAJIKAN KONFIGURASI HASIL INTEGRASI SISTEM OPERASI JARINGAN
  • PENGERTIAN RANCANG BANGUN JARINGAN
  • konfigurasi

Komputer Terapan dan Komunikasi Data

  • mengklasifikasi prinsip kerja subscriber internet telepon

mapel administrasi infrastruktur jaringan

  • 3.1 Mengevaluasi VLAN pada jaringan
  • 3.2.PERMASALAHAN VLAN
  • 3.3MEMAHAMI PROSES ROUTING
  • 3.4MENGEVALUASI ROUTING STATIS
  • 3.5 MENGANALISIS PERMASALAHAN ROUTING STATIC
  • 3.6 Mengevaluasi routing dinamis
  • 3.7 Mengevaluasi permasalahan routing dinamis.
  • 4.1 mengkonfigurasi VLAN
  • 4.2 Melakukan perbaikan konfigurasi VLAN
  • 4.3Mengkaji jenis - jenis routing
  • 4.4 Mengkonfigurasi routing statis.
  • 4.4.Menyajikan hasil konfigurasi integrasi sistem operasi dengan jaringan (internet)
  • 4.5 Memperbaiki konfigurasi routing statis.
  • 4.6 Mengkonfigurasi routing dinamis.
  • 4.7 Memperbaiki konfigurasi routing dinamis.
  • pemetaan

teknik layanan jaringan

  • 3.1-5 Menganalisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
  • 4.1-5 Menyajikan hasil analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
  • perangkat keras dan lunak

Pemilihan Aplikasi Server berdasarkan kebutuhan pasar

  • Pemilihan Aplikasi Server berdasarkan kebutuhan pasar
  • materi pembalajaran sistem operasi

Sistem Operasi jaringan

  • 3.1 Memahami administrasi jaringann
  • 3.1.1
  • 3.2
  • 3.3
  • 3.4
  • 4.1.Menyajikan hasil administrasi sumber daya jaringan
  • 4.2.Menyajikan hasil keamanan sistem keamanan jaringan
  • 4.3.Menyajikan hasil audit server jaringan
  • 4.4.Menyajikan hasil konfigurasi integrasi sistem operasi dengan jaringan (internet)
  • praktikum selanjutnya

rancang bangun jaringan

  • Rancang Bangun Jaringan

latihan soal

  • C .MATERI PEMBELAJARAN
  • LATIHAN SOAL TKJ I
  • LATIHAN SOAL TKJ II

troubelshoting jaringan

  • 3.1 Memahami troubelshoting lapisan fisik jaringan LAN (1)
  • 3.2. Memahami troubleshooting lapisan data link jaringan LAN (1)
  • cara setting acces point (1)

Administrasi server

  • 3.2 setting dhcp via mikrotik
  • Identifikasi kebutuhan dari server
  • Pemilihan Aplikasi Server
  • Service pada setiap sistem operasi
  • Survey kebutuhan client dari server
  • adminstrasi server
  • cara setting acces point
  • sistem Operasi yang bisa digunakan untuk keperluan pembangunan komputer server

Kerja projek

  • kerja projek

materi harian

  • observasi

JOBSHET

  • jobshet

PRAKTIKUM

  • PRAKTIKUm 3.2
  • Praktikum

soal cbt

  • PH.1

UKK

  • FIREWALL HTTP
  • LOGGING
  • NTP
  • SAFETY
  • Service pada setiap sistem operasi
  • UKK tahun 2018-2019
  • blok proxy
  • firewall
  • firewall nat
  • gateway
  • setting dns
  • web proxy

KISI-KISI PERSIAPAN UNBK 2019

  • KISI-KISI UN 2018-2019 (2)
  • PEMBAHASAN NO 1
  • Penalaran dan Logika
  • Tugas Kisi kisi Persiapan UNBK 2019
  • a.STRUKTUR KONTROL DALAM BAHASA PEMPROGAMANN
  • b. Konversi Antar Tipe Data
  • c.Menerapkan konfigurasi BIOS pada komputer
  • d. Pengertian Protokol Pengalamatan.
  • e.kinerja I/O bus komputer terapan
  • f.Berbagai standar komunikasi data
  • g.. MANAJEMEN HARDDISK PADA SERVER
  • h. TROUBLESHOOTING PADA SISTEM OPERASI JARINGAN
  • i. Tata Cara Pengamanan pada Peralatan Jaringan
  • j.Kebutuhan persyaratan alat untuk membangun server

Owner

Bejo
Lihat profil lengkapku

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates