Diberdayakan oleh Blogger.
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

MATERI TKJ

Routing IP adalah proses pengiriman data dari satu host dalam satu network ke hostdalam network yang lain melalui suatu router. Agar router dapat mengetahui bagaimanameneruskan paket paket ke alamat yang dituju dengan mengunakan jalur terbaik,router menggunakan peta atau tabel routing. Table routing adalah table yang memuatseluruh informasi IP address dari interfaces router yang lain sehingga router yang satudengan router lainnya bisa berkomunikasi.Routing table hanya memberikan informasi sedang routing algoritma yang menganalisadan mengatur routing table.
Intinya, router hanya tahu cara menghubungkan nertworkatau subnet yang terubung langsung dengan router tersebut.Router berdasarkan cara pemetaan / routing dibagi tiga :
1. Static Routing
2. Default Routing
3. Dynamic Routing

Static Routing ProtocolStatic routing adalah pembuatan dan peng-update-an routing table secara manual.
Staric routing tidak akan merubah informasi yang ada pada table routing secaraotomatis, sehingga administrator harus melakukan merubah secara manual apabilatopologi jaringan berubah.Beberapa keuntungan dari static routing :
  • Pemeliharan bandwidth network karena peng-update-an informasi routermembutuhkan broadcasts yang terus menerus.
  • keamanan metwork karena static routing hanya mengandung informasi yang telah dimasukkan secara manual.

Beberapa kerugian dari static routing :
  • Tidak ada tolerasi kesalahan. Jika suatu router down, maka static tidak akan memperbaharui informasi dan tidak akan menginformasikan ke router yang lain.
  •  Pengembangan network. Jika suatu network ditambah atau dipindahkan maka static routing harusdiperbaharui oleh administrator.
pembatasan static router dapat menjadi keuntungan apabila untuk sampai pada tujuan
hanya melalui satu router. Stub network adalah pencapaian network tujuan hanya
denga satu jalur.

Konfigurasi static routing
Dalam rangka mengatur suatu rute statis router harus dalam bentuk yang menyeluruh.

ip route network/prefix {address | interface} [distance]

network : network yang dituju
mask : subnet mask
address : IP address untuk router yang berikut
interface : interface untuk mendapatkan network tujuan
distance : jarak administif distance router (optional)

contoh:
ip route 10.0.0.0/8 131.108.3.4 110
10.0.0.0 : destination network.
/8 : mask (255.0.0.0)
131.108.3.4 : address
110 : distance
Sebagai alternatif, kita dapat menconfigurasi interface yaitu :
ip route 192.168.1.0/24 eth0
192.168.1.0 : detination network
/24 : mask (255.255.255.0)
eth0 : interface yang ditinggalkan

Pada bagian ini kita akan belajar membentuk tabel routing di router router pada jaringan komputer. Hal ini dimaksudkan agar anda memilki gambaran yang mendasar mengenai konsep routing denga nmembentuk tabel routing do router router secara manual.


Keterangan Gambar:
keterangan lengkap tentang jaringan diatas :
  1. Jaringan diatas merupakan contoh dari laboratorium jaringan.
  2. Labjar mendapat IP address 203.198.32.121/30 dari ISP.
  3. Supaya setiap workstation bisa melakukan koneksi ke internet maka memutuskan untuk membuat enam network pada jaringan tersebut dengan mengunakan IP lokal tersebut dengan masing masing network mendapat alokasi 16 IP address ( netmask 24 bit ). Network yang dibuat sebagai berikut 
                     a. Network I : 192.168.1.0
                     b. Network II : 192.168.2.0
                     c. Network III : 192.168.3.0
                     d. Network IV : 192.168.4.0
                     e. Network V : 192.168.5.0
                     f. Network VI : 192.168.6.0
      4. Router A mempunyai 2 NIC dengan IP.
          Eth 0 : 192.168.1.1
          Eth 1 : 192.168.2.1
          Router B mempunyai 3 NIC dengan IP.
          Eth 0 : 192.168.2.2
          Eth 1 : 192.168.6.1
          Eth 2 : 192.168.3.3
          Router C mempunyai 2 NIC dengan IP.
          Eth 0 : 192.168.4.1
          Eth 1 : 192.168.3.1
          Router D mempunyai 2 NIC dengan IP.
          Eth 0 : 192.168.5.1
          Eth 1 : 192.168.3.2
          Router E mempunyai 2 NIC dengan IP.
          Eth 0 : 192.168.6.2
          Eth 1 : 203.198.32.121

    5.  Router C dapat di sebut sebagai GATEWAY untuk jaringan laboratorium.Karena router C          adalah pintu gerbang antara jaringan komputer dengan jaringan ISP dan internet. Jadi apabila paket akan keluar dari jaringan laboratorium akan melalui router C dan begitu pula sebaliknya.
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

Komputer dan Dasar Jaringan

  • komputer dan dasar jaringan mengurutkan

Keamanan dan Troubleshoting Jaringan

  • Keamanan dan Troubleshoting Jaringan

Sistem Operasi Jaringan, Adminstrasi server dan Rancang Bangun Jaringan

  • 3.1 TROUBLESHOTING LAPISAN FISIK JARINGAN LAN
  • 3.2 MEMAHAMI KEAMANAN SISTEM OPERASI JARINGAN
  • 3.3 MEMAHAMI PROSES AUDIT SERVER
  • 3.4 CARA MELAKUKAN KONFIGURASI INTEGRASI SISTEM OPERASI DENGAN JARINGAN
  • 4.2 MENYAJIKAN HASIL KEAMANAN SISTEM KEAMANAN JARINGAN
  • 4.4 MENYAJIKAN KONFIGURASI HASIL INTEGRASI SISTEM OPERASI JARINGAN
  • PENGERTIAN RANCANG BANGUN JARINGAN
  • konfigurasi

Komputer Terapan dan Komunikasi Data

  • mengklasifikasi prinsip kerja subscriber internet telepon

mapel administrasi infrastruktur jaringan

  • 3.1 Mengevaluasi VLAN pada jaringan
  • 3.2.PERMASALAHAN VLAN
  • 3.3MEMAHAMI PROSES ROUTING
  • 3.4MENGEVALUASI ROUTING STATIS
  • 3.5 MENGANALISIS PERMASALAHAN ROUTING STATIC
  • 3.6 Mengevaluasi routing dinamis
  • 3.7 Mengevaluasi permasalahan routing dinamis.
  • 4.1 mengkonfigurasi VLAN
  • 4.2 Melakukan perbaikan konfigurasi VLAN
  • 4.3Mengkaji jenis - jenis routing
  • 4.4 Mengkonfigurasi routing statis.
  • 4.4.Menyajikan hasil konfigurasi integrasi sistem operasi dengan jaringan (internet)
  • 4.5 Memperbaiki konfigurasi routing statis.
  • 4.6 Mengkonfigurasi routing dinamis.
  • 4.7 Memperbaiki konfigurasi routing dinamis.
  • pemetaan

teknik layanan jaringan

  • 3.1-5 Menganalisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
  • 4.1-5 Menyajikan hasil analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
  • perangkat keras dan lunak

Pemilihan Aplikasi Server berdasarkan kebutuhan pasar

  • Pemilihan Aplikasi Server berdasarkan kebutuhan pasar
  • materi pembalajaran sistem operasi

Sistem Operasi jaringan

  • 3.1 Memahami administrasi jaringann
  • 3.1.1
  • 3.2
  • 3.3
  • 3.4
  • 4.1.Menyajikan hasil administrasi sumber daya jaringan
  • 4.2.Menyajikan hasil keamanan sistem keamanan jaringan
  • 4.3.Menyajikan hasil audit server jaringan
  • 4.4.Menyajikan hasil konfigurasi integrasi sistem operasi dengan jaringan (internet)
  • praktikum selanjutnya

rancang bangun jaringan

  • Rancang Bangun Jaringan

latihan soal

  • C .MATERI PEMBELAJARAN
  • LATIHAN SOAL TKJ I
  • LATIHAN SOAL TKJ II

troubelshoting jaringan

  • 3.1 Memahami troubelshoting lapisan fisik jaringan LAN (1)
  • 3.2. Memahami troubleshooting lapisan data link jaringan LAN (1)
  • cara setting acces point (1)

Administrasi server

  • 3.2 setting dhcp via mikrotik
  • Identifikasi kebutuhan dari server
  • Pemilihan Aplikasi Server
  • Service pada setiap sistem operasi
  • Survey kebutuhan client dari server
  • adminstrasi server
  • cara setting acces point
  • sistem Operasi yang bisa digunakan untuk keperluan pembangunan komputer server

Kerja projek

  • kerja projek

materi harian

  • observasi

JOBSHET

  • jobshet

PRAKTIKUM

  • PRAKTIKUm 3.2
  • Praktikum

soal cbt

  • PH.1

UKK

  • FIREWALL HTTP
  • LOGGING
  • NTP
  • SAFETY
  • Service pada setiap sistem operasi
  • UKK tahun 2018-2019
  • blok proxy
  • firewall
  • firewall nat
  • gateway
  • setting dns
  • web proxy

KISI-KISI PERSIAPAN UNBK 2019

  • KISI-KISI UN 2018-2019 (2)
  • PEMBAHASAN NO 1
  • Penalaran dan Logika
  • Tugas Kisi kisi Persiapan UNBK 2019
  • a.STRUKTUR KONTROL DALAM BAHASA PEMPROGAMANN
  • b. Konversi Antar Tipe Data
  • c.Menerapkan konfigurasi BIOS pada komputer
  • d. Pengertian Protokol Pengalamatan.
  • e.kinerja I/O bus komputer terapan
  • f.Berbagai standar komunikasi data
  • g.. MANAJEMEN HARDDISK PADA SERVER
  • h. TROUBLESHOOTING PADA SISTEM OPERASI JARINGAN
  • i. Tata Cara Pengamanan pada Peralatan Jaringan
  • j.Kebutuhan persyaratan alat untuk membangun server

Owner

Bejo
Lihat profil lengkapku

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates